WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA PALU DISAMBUT DENGAN PROSESI ADAT

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., menjalani serangkaian prosesi adat di Kantor Wali Kota Palu pada Senin (03/03/2025).

Prosesi ini menjadi bagian dari penyambutan mereka dalam mengawali periode kedua kepemimpinan di Kota Palu.

Setibanya di Kantor Wali Kota, Wali Kota Hadianto dan Wakil Wali Kota Imelda disambut dengan prosesi adat Dula Ni Jeje, yang mencerminkan penghormatan dan penerimaan dari masyarakat adat.

Setelah itu, Ketua Dewan Adat Kota Palu secara resmi memasangkan Siga Nuada dan Sompoulu Nuada sebagai simbol kepemimpinan dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah bagi masyarakat Kota Palu.

Selanjutnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu melangkah menuju ruang kerja mereka dengan mengikuti prosesi adat Meore dan Dicinde Sambil Dikambu (slot online ketuanaga).

Setibanya di ruangan, dilakukan pembacaan doa Paepulu Salama, memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto Rasyid tak dapat menyembunyikan rasa harunya hingga meneteskan air mata.

Wali kota mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah SWT serta seluruh tim yang telah mendukungnya bersama Wakil Wali Kota Imelda hingga kembali dipercaya memimpin Kota Palu.

“Saya sangat berterima kasih kepada Allah SWT dan juga kepada seluruh tim yang telah membantu saya dan Wakil Wali Kota dalam perjalanan ini,” ucap wali kota penuh haru.

Wali Kota Hadianto menegaskan bahwa keberlanjutan kepemimpinannya tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Wali kota berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan Kota Palu selama lima tahun ke depan, memastikan pelayanan publik tetap optimal, dan membawa Kota Palu ke arah yang lebih baik.

“Berusaha bersama kita semua bagaimana membawa Kota Palu lebih baik ke depannya,” ungkap wali kota.

Namun, wali kota juga menyadari tantangan besar yang akan dihadapi, terutama dalam hal efisiensi dan pengetatan anggaran oleh pemerintah pusat.

Wali kota mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah saat ini, termasuk efisiensi anggaran, merupakan bagian dari dinamika global yang perlu disikapi dengan bijak oleh seluruh masyarakat Kota Palu.

“Kondisi ini harus kita sikapi bersama, tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kota Palu,” ujar wali kota.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota juga menyinggung kebijakan pemerintah pusat yang membatasi waktu kerja pegawai, yaitu tiga hari bekerja di kantor dan sisanya bekerja dari mana saja.

Menurut wali kota, kebijakan ini merupakan upaya efisiensi anggaran, tetapi tetap harus memastikan efektivitas kinerja pemerintah daerah.

Wali kota menekankan bahwa meskipun ada pengurangan hari kerja di kantor, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus tetap menjaga produktivitas agar tujuan pembangunan tidak terganggu.

“Jangan sampai efisiensi ini membuat kita lengah. Kita harus merumuskan strategi yang tepat agar pelayanan tetap optimal,” tegas wali kota.

Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama membangun Kota Palu.

Wali kota menekankan bahwa kemajuan sebuah kota sangat bergantung pada kontribusi dan sinergi masyarakatnya.

“Perubahan hanya bisa kita capai jika kita bersatu dan memperkuat pondasi bersama. Mari kita bangun sinergitas yang baik agar Kota Palu semakin maju,” ajak wali kota.

Kepada seluruh pegawai Pemerintah Kota Palu, wali kota berpesan untuk bekerja secara optimal, terbuka terhadap kritik, serta tidak ragu dalam menyampaikan ide-ide kreatif yang dapat mempercepat pembangunan kota.

“Saya tidak menutup pintu bagi siapa pun. Keterbukaan adalah kunci agar kita bisa bekerja lebih baik,” kata wali kota.

Selain itu, Wali Kota juga mengajak insan media untuk terus memberikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, agar komunikasi antara pemerintah dan rakyat tetap berjalan dengan baik.

“Saya berterima kasih kepada media yang telah mengawal periode pertama saya. Mari kita lanjutkan kerja sama ini demi percepatan pembangunan Kota Palu,” pungkas wali kota.

Prosesi adat yang berlangsung khidmat ini menjadi awal yang penuh makna bagi Wali Kota Hadianto Rasyid dan Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin dalam mengemban amanah di periode kedua mereka.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun Kota Palu, mereka siap menghadapi tantangan dan membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.

Sumber : Tim Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kota Palu dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palu

BERSAMA MAJELIS TAQLIM KOTA PRABUMULIH KITA TINGKATKAN UKHUWAH DAN SYIAR ISLAM

bertempat di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih berlangsung acara pengajian rutin setiap bulannya. Acara dibuka langsung oleh Asisten III Kota Prabumulih Bapak Drs. M. Yusuf Arni, MM., Beliau menngatakan kepada seluruh Jamaah Majelis Taqlim untuk selalu mendoakan agar pembangunan-pembangunan di Kota Prabumulih luck365 dapat selesai tanpa hambatan sedikitpun demi kepentingan bersama. Acara dianjutkan dengan Siraman Rohani yang disampaikan langsung oleh Uztad H. Irwansyah, M.Ag.,. Acara dihadiri Ketua TP-PKK dan Wakil Ketua TP-PKK Kota Prabumulih, Ketua Dharma Wanita Kota Prabumulih, Dinas Sosial Kota Prabumulih dan Seluruh Jamaah  Majelis Taqlim Kota Prabumulih.

Danny Pomanto: Platform IMMIM.ID Dukung Pemkot Makassar Jawab Tantangan Zaman dan Melindungi Moral Bangsa

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyanjung platform digital IMMIM.ID pada acara peluncurannya yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Danny bersyukur lantaran fitur digital ini berperan membantu Pemkot Makassar dalam menjawab tantangan zaman dan menjaga generasi bangsa dari kerusakan moral.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah dan berterimakasih kepada Yayasan IMMIM. Ini sekaligus menjawab tantangan zaman serta kerusakan moral,” kata Danny Pomanto saat memberikan sambutannya pada sela-sela acara, di Gedung Islamic Center IMMIM.

Sebagaimana visi-misi Pemkot Makassar dengan pemerintahan Sombere’ dan Smart City yang sejalan dengan IMMIM.

Apalagi platform tersebut mengangkat tagline Undang Ustadz Cari Masjid. Yang mana juga mempermudah dakwah serta mengklasifikasikan selera.

Dengan kesamaan ini, Danny juga mau ada koneksi IMMIM.ID dengan server Pemkot Makassar agar aksesnya makin bagus.

“Insyaallah kita koneksikan dengan server. Khusus untuk masjid, penggerak Islam kita kasih satu slot,” ujar slot gacor –pol88🔥.

Wali kota dua periode ini juga mengapresiasi terobosan tersebut lantaran merupakan perintah Al-Qur’an.

Pada akhir sambutannya, ia berharap para mubaligh pula senantiasa mengupdate keilmuannya sehingga mencipta kesalehan sosial di tengah-tengah masyarakat.

“Saya bangga platform. Dan diharapkan para mubaligh kita meningkatkan keilmuwan dan melindungi moral generasi bangsa,” harapnya.

“Semoga kota ini selalu dilindungi dengan kesalehan dan soliditas masyarakat. Menjadi kota terbaik untuk anak-anak kita pada masa kini dan akan datang,” tutupnya.

Terganjal Frekuensi, 4G Belum Bisa di Indonesia

Pemerintah telah melakukan beberapa skenario agar teknologi 4G atau Long Term Evolution (LTE) bisa diterapkan di Indonesia. Namun, masih ada beberapa kendala untuk bisa menggunakan teknologi 4G tersebut.

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Ridwan Effendi menjelaskan masih ada beberapa aturan yang mengganjal agar teknologi 4G atau LTE bisa segera diterapkan di tanah air.

“Teknologi 4G bisa diterapkan dalam 2 tahun mendatang. Tapi masih ada beberapa aturan yang belum selesai, khususnya masalah penentuan frekuensinya,” kata Ridwan selepas diskusi “Rethinking Spectrum Management” di Resto Sere Manis di Jakarta.

Aturan yang dimaksud adalah revisi Peraturan Pemerintah nomor 53/tahun 2000 tentang penggunaan spektrum dan Undang-undang nomor 36/1999 tentang Telekomunikasi. Selama ini, belum ada spektrum atau frekuensi yang jelas untuk teknologi 4G atau LTE.

Namun rencananya, pemerintah akan memakai frekuensi di 700 MHz, 900 MHz, 1800 MHz, 2100 MHz atau 2300 MHz. Khusus untuk 2100 MHz saat ini sedang dipakai untuk 3G, tapi bisa di-refarming untuk 4G atau LTE.

Khusus frekuensi 700 MHz, pemerintah optimis bisa berlangsung pada 2018. Namun, untuk frekuensi 900 MHz, 1800 MHz dan 2300 MHz masih ada perdebatan.

“Di frekuensi 900 MHz masih menunggu lelang 3G selesai, kalau di 1800 MHz menunggu kesepakatan antaroperator. Begitu juga dengan 2300 MHz,” tambah web55play.

Di frekuensi 1800 MHz, hanya perlu kesepakatan antaroperator untuk sama-sama migrasi dari 2G ke LTE. Masalahnya, kata Ridwan, masih banyak pelanggan telekomunikasi di Indonesia yang masih memakai perangkat ponsel dengan teknologi 2G. Selain itu, perangkat 3G juga masih mahal. Apalagi ponsel 4G juga masih terbatas.

“Kendalanya adalah dengan ganti teknologi di frekuensi yang sama ini akan menyebabkan perpindahanan layanan yang signifikan. Layanan pelanggan akan mati. Waktu perpindahan juga lama, investasinya juga besar,” jelasnya.

Sampai saat ini, belum ada kesepakatan yang jelas tentang frekuensi yang pas untuk teknologi 4G atau LTE. Semua frekuensi masih dibahas, terkait untung dan ruginya.

PEMBUKAAN KEGIATAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI T.A 2015

Bertempat di Aula BLK Kota Prabumulih , berlangsung Pembukaan Kegiatan Pendidikan Dan Pelatihan Berbasis Kompetensi T.A 2015. Dibuka langsung oleh Walikota Prabumulih Bapak H. Ridho Yahya, MM.,Tujuan dengan diadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan ini yang diharapkan adalah untuk memberikan bekal kepada pencari kerja dan masyarakat pengangguran atau setengah penganggur tanpa keahlian atau keterampilan sehingga dapat digunakan oleh para penguna kerja atau yang menggunakannya untuk membuka usaha baru, manfaatnya untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas bagi pekerja dan pencari kerja. Pendidikan dan pelatihan yang akan di pelajari peserta terdiri dari : 1. Kejuruan mobil 2. Kejuruan sepeda motor 3. Kejuruan las listrik 4. Kejuruan penjahit 5. Kejuruan tata rias. Acara dihadiri Sekda Kota Prabumulih, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Badan dan Peserta kegiatan pelatihan.

Pemkot Gelar Salat Idulfitri 1445 H di Lapangan Sepak Bola Tipo

Pemerintah Kota Palu menggelar Pelaksanaan Salat Idulfitri 1445 H/2024 M, pada Rabu, 10 April 2024 di Lapangan Sepak Bola, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut yakni Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE bersama istrinya, Hj. Diah Puspita, S.AP, Wakil Wali Kota, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes, Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos.,MM, dan pejabat lainnya.

Dalam Salat Idulfitri kali ini, yang bertindak sebagai Imam LAST4D yakni Muhammad Fauzil Adhim dan Khatib, Nur Alam Mursyidi L.

Wali Kota Hadianto mengharapkan dalam perayaan Hari Raya Idulfitri 1445 H ini, masyarakat Kota Palu semakin matang dalam semua hal.

“Apalagi setelah kita melaksanakan ibadah Puasa selama satu bulan, tentu kita berharap semua hikmat bulan suci Ramadhan, InsyaAllah bisa ditangkap baik oleh semua kita,” kata wali kota.

“Sehingga kita semakin baik kedepannya dan menyongsong hari-hari kedepannya,” lanjut wali kota.

Wali kota menjelaskan, dipilihnya Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tipo untuk Salat Idulfitri oleh Pemerintah Kota Palu kali ini karena memang lapangan tersebut sudah sering digunakan oleh masyarakat sebagai tempat Salat Id.

Di samping itu, Lapangan Vatulemo yang biasa digunakan sebagai Salat Idulfitri oleh Pemerintah Kota Palu sementara direnovasi.

Sehingga Pemerintah Kota Palu tahun ini memilih Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tipo sebagai lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri 1445 H.

Bupati Sleman Serahkan 41 SK Kenaikan Pangkat PNS Kabupaten Sleman

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 April 2025, bertempat di Aula Bima Kantor BKPP Kabupaten Sleman.

Dalam laporannya, Kepala BKPP Sleman R Budi Pramono menyebut terdapat sebanyak 41 PNS yang menerima SK kenaikan pangkat periode ini.

Jumlah tersebut terdiri dari beberapa jenis kenaikan pangkat diantaranya, pilihan struktural 17 orang, pilihan fungsional 22 orang, dan reguler 2 orang.

“Sedangkan berdasarkan golongan, terdiri dari Golongan IV/a, Golongan IV/b, dan Golongan IV/c, dengan jumlah terbanyak dari instansi Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, usai menyerahkan SK secara simbolis kepada 3 perwakilan penerima, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengucapkan selamat kepada seluruh penerima SK kenaikan pangkat.

Menurutnya, dari kenaikan pangkat ini, terselip prestasi para penerima. Untuk itu, Hardo mengapresiasi atas kinerja PNS penerima SK dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Selain itu, Hardo juga menyebut kenaikan pangkat ini menjadi momen evaluasi untuk memberikan kinerja yang lebih.

“Dengan kenaikan pangkat ini, saya harap ada kedewasaan dalam bekerja. Menjadi contoh untuk rekan-rekan yang lain. Masyarakat selalu menanti komitmen kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar https://www.thecity977.com/.

Dalam kesempatan tersebut Harda juga meminta para PNS untuk mengoptimalkan kemampuannya untuk melayani masyarakat sesuai dengan amanah yang diberikan.

Pemkab Pandeglang Raih Penghargaan EKBISPAR Awards

Pemerintah Kabupaten Pandeglang meraih penghargaan dari Pokja Ekbispar Banten kategori Instansi/Pemerintah Terbaik.

Pemberian penghargaan secara langsung diserahkan oleh Perwakilan Ekbispar Banten Nasrudin kepada Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik Kabupaten Pandeglang Tb.Nandar Suptandar dalam acara bertajuk Ekbispar Awards 2024 di Aston Serang Hotel Convention Center, Jumat malam (1/3/2024).

Malam puncak Ekbispar Awards 2024 dihadiri pula oleh Pj.Gubernur Banten Al Muktabar, Pj.Walikota Serang Yedi Rahmat, Walikota Cilegon Helldy Agustian, Kepala BI Perwakilan Banten Ameriza, Pj.Sekda Kabupaten Serang Nanang Supriatna, Forkopimda Provinsi Banten, Ketua Ekbispar Banten Susi Kurniawati serta tamu undangan lainya.

Perwakilan Pokja Ekbispar Banten Nasrudin http://ftp.crawbuck.com/ mengatakan Ekbispar Awards 2024 diselenggarakan dalam rangka momentum peringatan Hari Pers Nasional 2024, dan kegiatan ini merupakan kedua kalinya diselenggarakan, “katanya.

Ia mengungkapkan Ekbispar merupakan organisasi yang tergabung dalam Pokja Wartawan Ekonomi Bisnis dan Pariwisata, peran khusus kami adalah mengawal perekonomian di Banten, menggelar event-event literasi, serta menggelar event Ekbispar Awards, sebagai bentuk apresiasi,”ungkapnya.

Pj.Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan peran ekonomi, bisnis dan pariwisata adalah satu rangkaian yang saling memiliki aspek keterikatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, peningkatan ekonomi dan kesejehteraan masyarakat Banten, “kata Al Muktabar.

Usai menerima penghargaan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik Kabupaten Pandeglang Tb.Nandar Suptandar menyampaikan apresiasi atas penghargaan Ekbispar Awards 2024, tentu saja pemberian penghargaan ini menjadikan motivasi bagi Pemerintah daerah untuk terus lebih meningkatkan pelayanan dari segala aspek kepada masyarakat,”ucapnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Pandeglang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang berkualitas dan profesional, hal tersebut selalu ditekankan oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita kepada jajaranya untuk selalu meningkatkan kinerja

Serius Kelola Pariwisata, Pemkab Wacanakan Kerjasama Investor

Pacitan – Upaya Pemerintah Kabupaten Pacitan mendongkrak pendapatan dari sektor pariwisata tak kenal kata berhenti. Beragam terobosan dilakukan pemerintahan Bupati Indartato untuk mengoptimalkan pengelolaan kawasan wisata. Salah satunya dengan menggandeng penanam modal. Selain berperan langsung dalam pengembangan obyek wisata, para investor juga diharapkan ikut membangun sumberdaya manusia di sektor tersebut. Harapannya layanan kepada pengunjung lebih baik sehingga mereka merasa aman dan nyaman berwisata ke Kota 1001 Gua

(Investor) kita ajak ke Pacitan. Intinya untuk melihat dulu. Setelah melihat kondisi di Pacitan, kira-kira apa yang mau dikembangkan nanti? Baru kita bicarakan kemudian, ujar Bupati Indartato saat mendampingi investor menyaksikan keindahan Pantai Srau, Rabu (25/1/2017) pagi.

Bupati mengakui sektor pariwisata mendapat perhatian lebih untuk ditangani. Tujuannya menumbuhkan ekonomi kreatif terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar obyek wisata. Dikatakan, daerah yang dipimpinnya mempunyai banyak obyek wisata alam. Hanya saja belum seluruhnya dikelola dengan baik. Saat ini trend wisata masih terfokus di wilayah barat Kabupaten Pacitan. Namun ke depan kondisi semacam itu diharapkan merata ke semua wilayah.

Karena di hampir semua wilayah terdapat obyek wisata dengan daya tariknya masing-masing, tambah Pak In sembari menjelaskan target penyelesaian pembangunan kawasan barat hingga tahun 2019.

Data yang ada menyebutkan, angka kunjungan wisata ke Pacitan tiap tahun mengalami peningkatan signifikan. Selama 2016, jumlah wisatawan Bumi Kelahiran SBY mencapai 1.570.000 orang lebih. Angka sebanyak itu sekaligus menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 9,5 milyar. Sedangkan tahun 2017 ini pemerintah daerah memasang target angka kunjungan 1.750.000 orang dengan asumsi pendapatan mencapai Rp 10,2 milyar.

Penetapan target tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah sendiri terus menyempurnakan infrastruktur jalan menuju obyek wisata terutama akses masuk Pantai Klayar. Tidak itu saja, penambahan prasarana juga dilakukan di Pantai Srau dan Pantai Pancer Door. Di antaranya berupa jogging track, tempat ibadah, dan MCK. Pemerintah Daerah melalui dinas terkait juga aktif membina Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) dan membentuk Tim Koordinasi Pengembangan Pengembangan Pariwisata Pacitan.

Tim terdiri dari semua unsur Perangkat Daerah dan akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, tambah Endang Surjasri, Kepala Dinas Pariwisata saat mendampingi bupati. Selain mengunjungi Pantai Srau, rombongan juga meninjau Pantai Pancer Door, Tamperan, Watukarung, serta menyusuri Sungai Maron, dan Pantai Klayar. Mengakhiri perjalanan, rombongan menikmati panorama Gua Gong di Desa Bomo, Kecamatan Punung.

I Ketut Putra Suarthana, praktisi pariwisata asal Bali yang hadir atas undangan bupati menilai, sejumlah obyek wisata di Pacitan memiliki peluang bagus dikembangkan. Secara umum, lanjut peraih gelar Ph.D dari sebuah perguruan tinggi di Hawaii, Amerika Serikat ini, akses menuju kawasan wisata http://ftp.degustujacaistota.com/ sudah cukup bagus. Yang justru masih menjadi pekerjaan rumah adalah penyiapan sumberdaya manusia serta sarana prasarana pendukung lainnya.

Kalau masalah obyek sudah cukup bagus, tinggal perlu pelayanannya yang perlu ditingkatkan. Itu yang saya kira cukup penting, jelas pemilik hotel di sejumlah tempat di Pulau Dewata, Lombok, dan Jogja itu.(Pur/Riz)

Bupati Harda Buka Musrenbang RKPD 2026

Bupati Sleman, Harda Kiswaya membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman tahun 2026 di Aula Pangripta Bappeda Sleman.

Harda memberikan arahan agar Musrenbang ini tak sekadar dijadikan sebagai agenda tahunan, lebih dari itu, ia berharap adanya sumbang saran dari seluruh stakeholder untuk membangun Kabupaten Sleman lebih baik.

“Monggo saya membutuhkan saran dan masukkan dari bapak ibu semua. Saya ingin forum ini bisa menjadi wadah menumpahkan ide-ide untuk membangun masyarakat Sleman yang lebih baik,” jelasnya.

Bupati mengingatkan agar perencanaan Pemkab Sleman sejalan dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Harda juga mengarahkan Bappeda untuk terus berkoordinasi dengan Bappeda Provinsi dan instansi terkait agar menghasilkan perencanaan yang tepat.

“Tolong manfaatkan jejaring kita, sehingga betul-betul menghasilkan kesimpulan yang akan menjadi rencana kerja kita di tahun 2026 dan kita bisa mempercepat pertumbuhan dan kesejahteraan Kabupaten Sleman,” tegas Harda.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman, Dwi Anta Sudibya menerangkan proses RKPD Sleman telah dimulai sejak Desember lalu. Proses ini akan dilanjutkan hingga rancangan akhir sebelum nantinya disampaikan ke Pemerintah Provinsi.

“Kemudian nanti kita sampaikan ke DIY. Mudah-mudahan awal Juni sudah bisa ditetapkan bersama,” jelas DEWA777.

Kepala Bappeda menyampaikan Musrenbang RKPD tahun 2026 dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi, OPD, kapanewon, dan organisasi kemasyarakatan. Sehingga ia berharap forum ini dapat menghasilkan usulan terbaik dalam rangka penyempurnaan RKPD 2026.