Percepatan Eliminasi TB

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, yang juga selaku Ketua Forum Multi Sektor (FMS) Percepatan Eliminasi Tuberkulosis (TB) rutin menghadiri Musrenbang Kecamatan.

Kali ini, Musrenbang Kecamatan Panakkukang, Indira Jusuf Ismail, mensosialisasikan percepatan eliminasi TB, dan juga cara mendeteksi dini jika ada kemungkinan terjangkit penyakit TB, yang di gelar di Hotel Max One.

“Sangat diharapkan bantuan camat bersama jajarannya, dikawal oleh anggota DPRD Kota Makassar, untuk bersama mewujudkan Makassar Kota Sehat, bebas TB. Demikian juga dengan TP PKK diharapkan turut membantu dalam upaya percepatan eliminasi TB,” ujar nanastoto.

Tuberkulosis merupakan penyakit menular, yang patut mendapatkan perhatian dari semua, agar dapat segera ditemukan, diobati hingga sembuh, agar dapat memutuskan mata rantai penyebarannya.

“Bukan hanya tentang TB, saat ini situasi Pandemi Covid19 pun belum usai, kedisiplinan protokol kesehatan harus ditingkatkan, jangan sampai longgar. Terapkan hidup sehat,” tekannya.

Kegiatan Musrenbang kali ini dibuka secara langsung oleh Asisten III, Mario Said, S.Ip,M.Si mewakili Wali Kota Makassar, dan dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Makassar, Supratman, Adi Rasyid Ali, Aswar ST, dan Kasrudi SH, Camat Panakkukang, A Pangeran Nur Akbar, S.Stp, Tripika Kecamatan Panakkukang, Ketua TP PKK Kecamatan Panakkukang, beserta seluruh Ketua TP PKK Tingkat Kelurahan se Kecamatan Panakkukang.

Nina Agustin Ikuti Dawuhan Dandan Kali Sendang Gambir

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menghadiri acara Dawuhan Dandan Kali Sendang Gambir yang mengusung tema “Nguri-Uri Tradisi Jawi Sedekah Bumi (Saparan)”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Salatiga, Komandan Koramil Argomulyo, Komandan Kodim 0714 Salatiga, Kapolsek Argomulyo, Camat Argomulyo, Lurah Randuacir, Ketua RW dan RT setempat, Komunitas Jaga Tirta Kota Salatiga, Paguyuban Padang Gambir, serta warga masyarakat Dusun Tetep.

Kegiatan Dawuhan Dandan Kali Sendang Gambir merupakan rangkaian awal dalam menyambut tradisi Merti Dusun Desa Tetep. Rangkaian ini diawali dengan kegiatan saparan, dilanjutkan dengan pentas Tari Gambyong yang akan diselenggarakan pada Mahjong Ways mendatang. Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, dilanjutkan kenduri dan doa bersama, serta ditutup dengan makan bersama warga.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Nina Agustin menyampaikan apresiasinya terhadap pelestarian budaya lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini perlu terus dilestarikan. Ini bukan sekadar tradisi, tapi juga wujud nyata gotong royong dan rasa kebersamaan. Pelaksanaan yang rutin dua kali dalam setahun menunjukkan bahwa masyarakat masih menjaga warisan budaya ini. Harapannya, anak cucu kita kelak juga bisa tetap menjalankan dan mencintai tradisi ini,” ujar Nina.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sendang Gambir menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal melalui kegiatan seperti ini.

“Nyadran Dawuhan Dandan Kali Sendang Gambir ini merupakan wujud kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan. Tradisi ini mengandung nilai spiritual, sosial, dan budaya yang tidak boleh hilang dari generasi ke generasi,” ungkapnya.

Warga Dusun Tetep mengikuti acara ini dengan antusias. Selain menjadi momen syukuran dan silaturahmi, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarwarga serta menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan budaya leluhur.

Danny Hadiri Silatuhrahim Forkopimda Sulsel dan Forkopimda Serta RT/RW se-Makassar Raya

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membanggakan RT/RWnya dihadapan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Prov. Sulsel Dan Forkopimda Makassar Raya.

Hal itu dilakukan saat menghadiri kegiatan silaturahim Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Prov. Sulsel Dan Forkopimda Makassar Raya dengan RT/RW se-Makassar raya, di Dalton Hotel Makassar.

Kegiatan yang pertama kali digelar ini dinilai Danny sangat positif. Pasalnya, baru pertama kali dalam sejarah Polda mengundang langsung RT/RW bergabung dalam forum sebesar ini.

“Saya berterima kasih sekali kepada pak Kapolda. Ini pertama kali dalam sejarah RT/RW bergabung dalam forum yang luar biasa ini. Sebagaimana kita ketahui RT/RW merupakan ujung tombak keselamatan warga di lini pemerintahan terbawa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ucapnya.

Sistem pelaporan pun, kata Danny semakin mudah usai RT/RW diberikan smartphone android tahun 2017 lalu.

“Jadi lewat android itu semua terkordinasi dengan baik. RT/RW langsung saja memberitahukan kejadian apa yang terjadi di lingkungannya dan langsung ditanggapi oleh pihak terkait seperti lurah/camat/tokoh masyarakat/pihak kepolisian. Di dalam itu dia bentuk grup-grup dan selalu dipantau,” ungkap king500.

Pernyataan Danny, sejalan dengan tujuan diadakan kegiatan ini yakni untuk membangun sinergitas dan kerjasama menyambut tahun baru 2019. Tak hanya itu, juga membantu mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai dan sejuk di wilayah Sulsel, utamanya Kota Makassar.

Dalam giat ini juga hadir Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Dalam sambutannya, ia berharap agar kordinasi dari tingkat paling bawah bisa berjalan dengan lancar kedepannya.

Menurutnya, ada beberapa kondisi gangguan Kamtibmas seperti radikalisme dan terorisme. Fitnah dan hoax, provokasi dan politik identitas. Dan dalam waktu dekat ini ia menekankan harus fokus pada momen pergantian tahun seperti terjadinya kebakaran, pengedaran narkoba dan perkelahian antar kelompok.

“Saya berterima kasih karena RT/RW di Kota Makassar sangat aktif dan tanggap serta cepat respon. Saya harap ini makin baik kedepannya. Karena Kota Makassar merupakan ujung tombaknya juga Sulsel. Jadi kalau Makassar aman insya Allah Sulsel juga aman,” pungkas Nurdin.

Indira Yusuf Ismail dan Rombongan Studi Tiru Makassar

Bunda PAUD Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pokja Bunda PAUD dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Makassar dijamu makan malam oleh Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, di Rumah Jabatannya.

Aries menuturkan dirinya berusaha menyempatkan waktu di tengah-tengah padatnya jadwal mengetahui rencana kedatangan rombongan studi tiru Kota Makassar di Kota Batu.

Jamuan Makan Malam tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK yang juga merupakan Penasehat DWP Kota Batu bersama sejumlah kepala OPD Kota Batu.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Batu tentunya merasa terhormat bahwa kota kecil ini dibandingkan kota Makassar yang besar, kami mendapatkan kunjungan langsung dari Kota Makassar,” kata yola4d.

Di tengah penjamuan, Aries turut memperkenalkan sejumlah keunggulan Kota Batu dengan luas wilayah yang termasuk kecil sebagai kota, tapi mampu menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya.

Aries mengenalkan kota batu sebagai Kota “Paris” nya Jawa Timur dengan beragam destinasi wisata. Sehingga, Aries menyampaikan kepada rombongan Kota Makassar untuk terus dan tidak akan bosan berkunjung di Kota Batu.

“Ibu wali (Indira), jadi yang ibu lihat tentunya memang bagian dari potensi Kota Batu, kami memang yang paling tertinggi objek wisatanya dan paling terbanyak kunjungan wisatawan. Tentunya kami senang jika kembali lagi ke Batu, masih banyak objek wisata yang mesti didatangi,” tuturnya.

Sementara itu, Indira Yusuf Ismail mengucapkan terimakasih atas sambut hangat dan jamuan yang diberikan.

Indira lantas menjelaskan kedatangan dirinya dan rombongan tidak lain guna melakukan studi tiru ke sejumlah tempat di Jawa Timur khususnya di Batu.

Indira menuturkan sebelumnya dirinya yang juga merupakan Penasihat DWP Kota Makassar bersama pengurus DWP Makassar menyambangi kantor DWP Jawa Timur.

Terkhusus di Kota Batu, Indira bersama rombongan mengunjungi PAUD Cahaya Permata Abadi dan Bank Sampah Kota Batu.

“Banyak hal yang kami dapatkan disini. Tentunya kami sangat berterima kasih kepada Kota Batu, Bapak Wali Kota Beserta Ibu Ketua TP PKK,” ucapnya.

TINJAU SEKOLAH BANTUAN KEMENTRIAN PUPR

Agas Andreas memantau kemajuan pengerjaan SDI Bamo di Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (KMT), NTT. Gedung sekolah ini merupakan bantuan Kementerian PUPR tahun anggaran 2021.”Saya hanya mau datang lihat sekolah ini, seperti apa kondisinya,” ujar bandar slot.

Penandatanganan berita acara pengelolaan sementara aset dari Menteri PUPR kepada Bupati KMT sudah dilakukan pada tanggal 29 Januari 2022.Kementerian PUPR, menurut Bupati Andreas, hanya membangun gedung, sementara untuk perlengkapan ruang kelas menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Selanjutnya Bupati Andreas meminta pengelola untuk menjaga aset ini dengan baik.

Bantuan senilai 2,2 miliar rupiah ini dimanfaatkan untuk pembangunan gedung baru dan perbaikan. Item pengerjaan baru meliputi ruang guru satu unit, gedung rekon satu unit dengan 2 ruangan, toilet, instalasi air dan tembok penahan tanah. Selain itu ada juga pengerjaan lapangan upacara dengan ukuran panjang 17.5 meter dan lebar 11 meter.

Sementara untuk perbaikan dikerjakan untuk satu unit Gedung Dana Alokasi Khusus dengan 2 ruangan. Ada juga perbaikan terhadap satu unit gedung yang dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat serta perbaikan gedung perpustakaan sekolah. Selain SDI Bamo, KMT juga mendapat bantuan yang sama pada beberapa sekolah yakni di Mesi, Ajang dan Sopang Rajong di Kecamatan Elar.

Tim Gabungan Dishub Dan Satpol PP Kota Makassar Tertibkan Ratusan Kendaraan Roda Dua

Tim gabungan Dinas Perhubungan Kota Makassar dan Satpol PP Kota Makassar menertibkan ratusan kendaraan roda dua yang terparkir di Jalan Slamet Riyadi (samping Balai Kota Makassar).

Ada 25 personil Dinas Perhubungan dan 50 personel Satpol PP Kota Makassar yang dikerahkan pada penertiban yang berlangsung selama hampir dua jam.

Kasatpol PP Kota Makassar Iman Hud terjun langsung memimpin anak buahnya, sementara personil Dinas Perhubungan dikomandoi Abd Asis Sila yang sehari – hari bertugas sebagai Humas Dinas Perhubungan Kota Makassar.

“Mulai hari ini, kendaraan roda dua dilarang parkir di Jalan Slamet Riyadi khususnya samping Balai Kota, jika melanggar aturan kembali kami tertibkan,” tegas Kasatpol PP Kota Makassar Iman Hud.

Kadis Perhubungan Mario Said menuturkan penertiban pagi tadi menyusul maraknya aduan yang diterima instansinya jika parkiran kendaraan roda dua di Jalan Slamet Riyadi menjadi biang kemacetan.

“Kami juga berkordinasi dengan PD Parkir Makassar Raya agar juru parkir yang bertugas di samping Balai Kota dapat mengarahkan BTR4D pemilik kendaraan roda dua agar memarkir kendaraannya di area yang telah ditentukan,” kata Kadis Mario Said.

PD Parkir Makassar Raya telah menyiapkan area parkir bagi kendaraan roda dua yang letaknya di Jalan Balai Kota atau di samping Museum Kota Makassar.

Iqbal Vicon Bersama Kabaharkam Polri Bahas Situasi Dan Penanggulangan Bencana

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menghadiri Video Conference (Vicon) yang diadakan di ruang Vicon Tunggal Panaluan Polrestabes Makassar

Vicon ini dipimpin langsung oleh Kabaharkam Polri, bersama asops Kapolri, Dankor Brimob, dan para kakor baharkam Polri serta serta seluruh polda se Indonesia.

Dalam vicon ini membahas perkembangan situasi bencana alam yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, S.H., M.H. menyampaikan penekanan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam Rapat Terbatas beberapa waktu lalu diantaranya Leading sector rans4d Penanggulangan bencana oleh BNPB di tingkat pusat dan BPBD di tingkat wilayah.

Ia menyampaikan bahwa seluruh instansi di tingkat pusat dan wilayah mempunyai peran dalam penanganan bencana sehingga jalinan sinergi yang baik antar lembaga negara dalam penanganan bencana sangatlah penting.

Dalam penanganan bencana banjir di awal tahun ini, Polri beserta seluruh jajaran bekerja sama dengan BNPB/BPBD, Basarnas/Basarda, TNI dan Pemerintah/Pemerintah Daerah serta potensi SAR lainnya, melaksanakan kegiatan Operasi Kontinjensi.

“Tujuan dari Operasi Aman Nusa II ini yakni melaksanakan bantuan personil dan peralatan kepada BNPB/BPBD dan Basarnas/Basarda di lokasi terjadinya bencana,” ucapnya.

Bersama BNPB/BPBD membentuk satuan tugas yang terdiri dari beberapa kluster yang telah diatur dalam peraturan Kepala Badan BNPB/BPBD maupun Basarnas/Basarda untuk penyelamatan terhadap korban bencana.

Melakukan langkah langkah Siaga Darurat, Tanggap Darurat Bencana dan Pascabencana, bersama BNPB/BPBD dan Basarnas/Basarda.

Ada 3 (Tiga) sasaran dari Operasi Kontijensi Aman Nusa II, yakni bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN).

Sementara, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mehimbau agar seluruh masyarakat untuk segera mengamankan barang berharganya.

“Kita diprediksikan akan turun hujan ekstrem hingga minggu depan. Semoga tidak terjadi banjir besar. Namun, saya menghimbau agar masyarakat mulai saat ini mengamankan barang- barang berharganya. Ini bentuk antisipasi,” imbau Iqbal yang didampingi, Kapolrestabes Makassar, Kombes Yudhiawan.

Iqbal juga mengantisipasi hal tersebut dengan terjun langsung ke beberapa titik rawan banjir. “Kita sering- sering turun ke titik rawan banjir ini, melihat langsung agar bisa diantisipasi terjadinya banjir,” pungkasnya.

Untuk itu Iqbal mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Paket Kebijakan Ekonomi 10

Pemerintah menambah 19 bidang usaha yang dicadangkan untuk Usaha Mikro, Kecil,  Menengah, dan Koperasi  (UMKMK) dalam revisi Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2014 tentang Daftar Bidang Usaha Yang Tertutup dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal atau yang lebih dikenal sebagai Daftar Negatif Investasi (DNI).

Dalam konferensi pers saat mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi X di Istana Kepresidenan, Jakarta (11/2), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, ke-19 bidang usaha itu tercakup dalam kegiatan jenis usaha jasa bisnis/jasa konsultasi konstruksi yang menggunakan teknologi sederhana/madya dan/atau resiko kecil/sedang dan/atau nilai pekerjaan kurang dari  Rp 10 milyar.

Dalam DNI sebelumnya, dipersyaratkan  adanya saham asing sebesar 55% di bidang-bidang usaha seperti jasa pra design dan konsultasi, jasa design arsitektur, jasa administrasi kontrak, jasa arsitektur lainnya,dan sebagainya.

Selain itu terdapat 39 bidang usaha yang dicadangkan untuk UMKMK diperluas nilai pekerjaanya dari semula sampai dengan Rp 1 miliar menjadi sampai dengan Rp 50 miliar. Kegiatan itu mencakup jenis usaha jasa konstruksi, seperti pekerjaan konstruksi untuk bangunan komersial, bangunan sarana kesehatan, dan lain-lain.

Menurut Darmin, untuk memperluas kegiatan usaha UMKMK itu dilakukan reklasifikasi dengan menyederhanakan bidang usaha. Misalnya 19 bidang usaha jasa bisnis/jasa konsultasi konstruksi dijadikan 1 jenis usaha. “Karena itu jenis/bidang usaha yang dicadangkan untuk UMKMK menjadi lebih sederhana dari 139 menjadi 92 kegiatan usaha,” ujarnya.

Sedangkan untuk kemitraan yang ditujukan agar Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) bekerja sama dengan Usaha Mikro, Kecil,  Menengah, dan Koperasi  (UMKMK) yang semula 48 bidang usaha, bertambah 62 bidang usaha sehingga menjadi 110 bidang usaha. Bidang usaha itu antara lain: usaha perbenihan perkebunan dengan luas 25 Ha atau lebih, perdagangan eceran melalui pemesanan pos dan internet, dan sebagainya. UMKMK juga tetap dapat menanam modal, baik di bidang usaha yang tidak diatur dalam DNI maupun bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan lainnya. Sudah Dibahas Sejak Tahun Lalu

“Perubahan Daftar Negatif Investasi ini telah dibahas sejak 2015, dan sudah melalui sosialisasi, uji publik, serta konsultasi dengan Kementerian/Lembaga, pelaku usaha togel macau, dan pemangku kepentingan lainnya,” kata Darmin.

Darmin menjelaskan, selain meningkatkan perlindungan terhadap UMKMK, perubahan DNI ini dilakukan juga untuk memotong mata rantai pemusatan ekonomi yang selama ini dinikmati oleh kelompok tertentu. Dengan demikian harga-harga bisa menjadi lebih murah, misalnya harga obar dan alat kesehatan. Mengantisipasi era persaingan dan kompetisi  Indonesia yang sudah memasuki MEA.

Selain membuka lapangan kerja dan memperkuat modal untuk membangun, perubahan ini juga untuk mendorong perusahaan nasional agar mampu bersaing dan semakin kuat di pasar dalam negeri maupun pasar global. Kebijakan ini bukanlah liberalisasi tetapi upaya mengembangkan potensi geopolitik dan geo-ekonomi nasional, antara lain dengan mendorong UMKMK dan perusahaan nasional meningkatkan kreativitas, sinergi, inovasi, dan kemampuan menyerap teknologi baru dalam era keterbukaan.

Dalam kebijakan baru ini, sebanyak 35 bidang usaha, antara lain: industri crumb rubber; cold storage; pariwisata (restoran; bar; cafe; usaha rekreasi, seni, dan hiburan: gelanggang olah raga); industri perfilman; penyelenggara transaksi perdagangan secara elektronik (market place) yang bernilai Rp.100 milyar ke atas; pembentukan lembaga pengujian perangkat telekomunikasi; pengusahaan jalan tol; pengelolaan dan pembuangan sampah yang tidak berbahaya; industri bahan baku obat, dikeluarkan dari DNI.

Hal penting lainnya adalah hilangnya rekomendasi pada 83 bidang usaha, antara lain Hotel (Non Bintang, Bintang Satu, Bintang Dua); Motel; Usaha Rekreasi, Seni, dan Hiburan; Biliar, Bowling, dan Lapangan Golf.

Revisi DNI juga membuka 20 bidang usaha untuk asing dengan besaran saham tertentu, yang sebelumnya PMDN 100%. Bidang usaha itu antara lain jasa pelayanan penunjang kesehatan (67%),  angkutan orang dengan moda darat (49%); industri perfilman termasuk peredaran film (100%); instalasi  pemanfaatan tenaga listrik tegangan tinggi/ekstra tinggi (49%).

Perubahan komposisi saham PMA dalam DNI adalah:

30% sebanyak 32 bidang usaha, yaitu antara lain budi daya hortikultura, perbenihan hortikulutura, dan sebagainya. Tidak berubah karena mandat UU.

33% sebanyak 3 bidang usaha, yaitu distributor dan pergudangan meningkat menjadi 67%, serta cold storage meningkat menjadi 100%.

49% sebanyak 54 bidang usaha, dimana 14 bidang usaha meningkat menjadi 67% (seperti: pelatihan kerja, biro perjalanan wisata, lapangan golf, jasa penunjang angkutan udara, dsb); dan 8 bidang usaha meningkat menjadi 100% (seperti: sport center, laboratorium pengolahan film, industri crumb rubber, dsb); serta 32 bidang usaha tetap 49%, seperti fasilitas pelayanan akupuntur.

51% sebanyak 18 bidang usaha, dimana 10 bidang usaha meningkat menjadi 67% (seperti: museum swasta, jasa boga, jasa konvensi, pameran dan perjalanan insentif, dsb); dan 1 bidang usaha meningkat menajdi 100%, yaitu restoran; serta 7 bidang usaha tetap 51%, seperti pengusahaan pariwisata alam.

55% sebanyak 19 bidang usaha, dimana semuanya bidang usaha meningkat menjadi 67%, yaitu jasa bisnis/jasa konsultansi konstruksi dengan nilai pekerjaan diatas Rp. 10.000.000.000,00.

65% sebanyak 3 bidang usaha, dimana 3 bidang usaha meningkat menjadi 67%, seperti penyelenggaraan jaringan telekomunikasi yang terintegrasi dengan jasa telekomunikasi, Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi yang terintegrasi dengan jasa telekomunikasi, dsb.

85% sebanyak 8 bidang usaha, dimana 1 bidang usaha meningkat menjadi 100%, yaitu industri bahan baku obat; dan 7 bidang usaha lainnya tetap karena UU, seperti sewa guna usaha, dsb.

95% sebanyak 17 bidang usaha, dimana 5 bidang usaha meningkat menjadi 100% (seperti: pengusahaan jalan tol, pembentukan lembaga pengujian perangkat telekomunikasi/tes laboratorium, dsb); dan 12 bidang usaha tetap 95% karena UU seperti usaha perkebunan dengan luas 25 ha atau lebih yang teritegrasi dengan unit pengolahan dengan kapasitas sama atau melebihi kapasitas tertentu, dsb.

Pj Wali Kota Apresiasi Peran Guru dalam Meningkatkan Pendidikan

Pj Wali Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi, secara resmi melepas peserta Jalan Sehat yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cirebon di Grage City Mall.

Kegiatan ini dihadiri oleh ribuan anggota PGRI dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, serta insan pendidik lainnya.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota menyampaikan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan.

“Bapak ibu guru adalah pahlawan pendidikan yang setiap hari berjuang mendidik dan membentuk karakter bangsa. Hari dalangtoto , Pemkot Cirebon memberikan penghargaan melalui kegiatan ini untuk mengapresiasi kerja keras dan dedikasi yang luar biasa dari para pendidik,” ujar Pj Wali Kota.

Pj Wali Kota juga menyampaikan pesan khusus kepada para guru untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cirebon. Menurutnya, kualitas pendidikan yang baik adalah kunci utama untuk memajukan daerah dan menciptakan masa depan yang cerah bagi generasi penerus.

“Melalui pendidikan yang baik, kita dapat melahirkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan budaya yang kuat,” tambahnya.

Selain itu, Pj Wali Kota juga menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak. Menurutnya, para guru memiliki andil yang besar dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anak yang akan memimpin masa depan.

Lomba dalam rangka Menyambut Hari Raya Natal dan Gerakan Ketahanan Pangan

Pejabat Sementara Walikota Tomohon Ir Fereydy Kaligis MAP menghadiri Kegiatan Lomba dalam rangka Menyambut Hari Raya Natal dan Gerakan Ketahanan Pangan & Penegakan Ketertiban WBP di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado, Bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Manado. Sambutan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara Dr Ronald S Lumbuun SH MH  Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lapas Perempuan Kelas IIB Manado yaitu Ketahanan pangan yang merupakan salah satu program Presiden RI bapak Prabowo Subianto. Ada juga penyerahan 1 unit ambulance kepada Kantor wilayah dalangtoto Kemenkumham sulawesi utara dalam hal ini adalah Lapas Perempuan Kelas IIB Manado, dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lomba-lomba menyambut natal. Kita patut mengapresiasi atas apa yang diselenggarakan oleh Lapas Kelas IIB Manado terutama ibu Kepala Lapas dan semangat dalam melaksanakan semua kegiatan. Dalam hal penyerahan ambulance saya berpesan agar dapat dipergunakan untuk kemasyarakatan, kebaikan yang optimal bagi seluruh warga binaan di LPP Manado di tomohon ini, sehingga apa yang menjadi tujuan bisa betul – betul tercapai. Dihadiri Kapolres Tomohon AKBP Lerry Tutu SIK MM, Kepala LPKA Kelas II Tomohon, Kepala LPP Kelas IIB Manado, Perwakilan dari Polres Minahasa, Perwakilan dari Koramil Tomohon, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tomohon, Perwakilan dari Pengadilan Negeri Tondano, Kepala Dinas Kominfo Tomohon.